Blogger Widgets
- See more at: http://www.komputerseo.com/2010/12/cara-membuat-teks-bergerak-melingkar.html#sthash.WfcLdHgR.dpuf

Calendar

Senin, 13 Mei 2013

Petuah Pohon Tua


                         
                                                     Petuah Pohon Tua
Oleh: Habib
(Dikutip dari menteri, 26 Oktober- 1 November 2003, hlm. 28-29 dengan pengubahan)
Pada suatu hari, hiduplah sebuag desa. Yang pehuninya ialah warga-warga yang sederhana. Mata pencarian uang mereka paling banyak penebang pohon. Pada awlnya, pada awlnya mereka hanya menebang poho-pohon yang tua. Lama-kelamaan mereka lupa diri. Dan akhirnya mereka menebang semua pohon, maupun pohon itu masih muda.
Pada suatu hari rere dan nene pergi e bukit gunung untuk memetik bunga-bunga yang indah dan melihat kupu-kupu yang cantik. Setelah mereka sampai kesana, mereka sangat kecewa karena? Bukit gunung itu tidak ada lagi pohon pohon yang indah dan kupu-kupu yang cantik. Semua perpohonan habis di tumbang. Matahari semakin menyengat panasnya dan merekapun mencari pohon yang besaruntuk tempat meneduh. Sudah beberapa lama kemudian akhirnya mereka menemukan pohon yang paling besar ternyata, pohon itu satu satunya yg belum di tebang. Tiba-tiba rere dan nene menggoyangkan pohon tersebut dan mereka ternyata banyak melihat bermacam hewan disana kupu-kupu burung-burung yg nenbuat sangkar dan yang lain tiba-tiba ada suara, rere dan nene mencari suara itu dan mereka terkejut karena pohon besar itu yang bicara. Jangan takut anak manis kata pohon besar itu, dan bkan pohon besar itu saja yg bisa berbicara ternyata binatang yang lain juga bisa berbicara, tolong kami semua gadis manis katanya, kami juga ingin hidup seperti layaknya manusia, tolong bilang dengan mereka bila mereka menjaga kami dan kami akan menjaga mereka juga.
Rere dan nene lasung lari kerumah dan menceritakan kepada orng tuanya dan tapi kedua orang tuanya hanya menganggap mereka hanya baru mimpi. Esoknya para warga beramai-ramai naik keatas bukit gunung  untuk menebang pohon besar itu tidak berapa lama pohon itu jatuh. Rere dan nene hanya bisa menagis. Beberapa hari kemudian merka kekurangan air dan mereka bersama-sama meminta hujan kepada tuha .tuhan yang pengasih lasung memberikan hujan seharian penuh. Tiba tiba terjadi longsor karena air meluap tidak ada yg tahan. Dan mereka terpaksa kehilangan keluarganya. Rere dan nene berhasil menyelamatkan diri tapi mereka harus kehilangan kedua orang tuanya



   

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More